Cara Menanggapi SP2DK dari DJP dengan Benar – Panduan Lengkap 2025

Ringkas: SP2DK adalah permintaan klarifikasi dari DJP atas data pajak Anda. Tanggapilah dengan benar, lampirkan bukti yang relevan, dan lakukan pembetulan bila perlu untuk menghindari pemeriksaan dan sanksi.

Konsultasi SP2DK Sekarang

Apa Itu SP2DK?

SP2DK (Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan) adalah surat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Wajib Pajak ketika ditemukan dugaan ketidaksesuaian antara data dalam SPT dengan data pihak ketiga atau sistem DJP. Tujuannya adalah memberi kesempatan kepada Wajib Pajak untuk menjelaskan secara tertulis sebelum DJP mengambil tindakan lebih lanjut.

Penting dipahami bahwa SP2DK bukan vonis atau sanksi. Namun, cara Anda merespons akan menentukan apakah kasus ini berakhir di tahap klarifikasi atau meningkat menjadi pemeriksaan.

Mengapa Anda Bisa Menerima SP2DK?

  • Perbedaan data omzet antara SPT Tahunan PPh Badan/Orang Pribadi dan data elektronik (mis. e-Faktur, e-Bupot, transaksi perbankan).
  • PPN/PPh terindikasi kurang setor berdasarkan equalisasi (penyerahan dalam negeri vs faktur, biaya gaji vs PPh 21, dll.).
  • Transaksi besar yang tidak atau belum dilaporkan dalam SPT.
  • Kesalahan pengisian atau keterlambatan pelaporan.

Catatan: DJP menggunakan berbagai sumber data. Ketika ada selisih, SP2DK menjadi sarana klarifikasi awal agar Wajib Pajak dapat menyampaikan penjelasan yang benar.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Menerima SP2DK?

  1. Baca surat dengan teliti. Identifikasi nomor surat, masa/tahun pajak, jenis pajak, dan batas waktu jawaban.
  2. Kumpulkan dokumen pendukung. Faktur, invoice, kontrak, rekening koran, e-Faktur, e-Bupot, SPT terkait.
  3. Cocokkan data. Lakukan equalisasi internal untuk melihat akar selisih.
  4. Rumuskan jawaban. Tulis penjelasan per poin, lampirkan bukti, lakukan pembetulan bila perlu.
  5. Kirim tepat waktu. Simpan bukti pengiriman (pos tercatat/serah terima/DJP Online).

Langkah-Langkah Cara Menanggapi SP2DK

1) Analisis Isi SP2DK

Telusuri bagian “data yang diminta penjelasan”. Tandai poin yang harus dibalas agar tidak ada yang terlewat.

2) Lakukan Equalisasi Internal

Samakan angka-angka kunci berikut:

  • Penjualan/Peredaran Usaha vs DPP Faktur PPN
  • Biaya Gaji & Tunjangan vs SPT Masa PPh 21
  • Penyerahan Ekspor vs SPT Masa PPN (kode transaksi ekspor)
  • Penghasilan Lain-lain vs Bukti pemotongan/pemungutan
Baca Juga :  PP 55/2022: Update Ketentuan Pajak UMKM yang Perlu Anda Ketahui

3) Susun Surat Tanggapan Resmi

Gunakan bahasa formal dan sistematis. Struktur yang disarankan:

  • Identitas (kop surat, nomor, tanggal, perihal).
  • Dasar (nomor & tanggal SP2DK).
  • Uraian penjelasan per poin yang diminta.
  • Kesimpulan dan pernyataan siap melengkapi bila dibutuhkan.
  • Lampiran daftar bukti pendukung.

4) Lakukan Pembetulan SPT Bila Diperlukan

Jika ditemukan kekurangan setor/lapor, segera lakukan pembetulan SPT dan bayar kekurangan. Lampirkan payment proof dan bukti pelaporan pada surat tanggapan.

5) Sampaikan Tanggapan dan Simpan Bukti

Kirim ke KPP yang menerbitkan SP2DK. Gunakan saluran resmi: serah terima, pos tercatat, atau kanal digital Kemenkeu/DJP bila tersedia. Simpan tanda terima dan salinan surat untuk arsip.

Risiko Jika Tidak Menanggapi SP2DK

  • Peningkatan ke pemeriksaan pajak untuk tahun/masa pajak terkait.
  • Sanksi administrasi berupa denda dan bunga keterlambatan.
  • Biaya kepatuhan yang lebih tinggi di kemudian hari.

Menjawab dengan benar akan menghemat waktu dan biaya, serta menutup potensi sengketa sejak dini.

Tips Penting Menanggapi SP2DK

  • Gunakan bahasa yang sopan dan profesional.
  • Hindari pernyataan yang defensif; fokus pada fakta dan bukti.
  • Pastikan dokumen konsisten antar bagian (angka di laporan, faktur, dan SPT harus saling dukung).
  • Jika ragu, Klik untuk Konsultasi dengan kami

Contoh Surat Balasan SP2DK yang Benar

KOP PERUSAHAAN
Nomor : 0XX/FIN/XX/2025
Perihal : Tanggapan atas SP2DK

Kepada Yth.
Kepala KPP Pratama [Nama KPP]
Di [Kota]

Dengan hormat,

Sehubungan dengan SP2DK Nomor: [Nomor] tanggal [Tanggal], bersama ini kami sampaikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Poin [a]: [Penjelasan singkat dan data pendukung].
2. Poin [b]: [Penjelasan singkat dan data pendukung].
3. Poin [c]: [Penjelasan singkat dan data pendukung].

Apabila diperlukan, kami siap menyampaikan data tambahan. 
Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
[Nama Lengkap]
[Jabatan]
[Tanda Tangan]
Lampiran: Daftar bukti pendukung

FAQ Seputar SP2DK

Apakah SP2DK sama dengan pemeriksaan pajak?

Tidak. SP2DK adalah permintaan klarifikasi awal. Jika tidak ditanggapi atau ditemukan indikasi ketidakpatuhan, barulah dapat ditingkatkan menjadi pemeriksaan.

Berapa lama batas waktu menjawab SP2DK?

Umumnya 14 hari kerja sejak tanggal terima. Ajukan perpanjangan jika butuh waktu tambahan, sebelum tenggat.

Bagaimana cara mengirimkan jawaban SP2DK?

Melalui serah terima di KPP, pos tercatat, atau kanal digital bila tersedia. Selalu simpan bukti pengiriman.

Apakah perlu konsultan pajak?

Tidak wajib, namun sangat disarankan untuk meminimalkan risiko dan mempercepat penyelesaian.

Resource Internal Legally.id

Butuh Bantuan Menjawab SP2DK?

Tim Legally.id siap mendampingi: analisis data, penyusunan surat, pembetulan SPT, hingga komunikasi dengan KPP.

Konsultasi Gratis Sekarang

 

Layanan Pelanggan Tanpa Batas, Hubungi Kami Kapan Saja, Dimana saja

X